Sabtu, 17 Maret 2012

KOMUNIKASI PRODUKTIF PADA RUMAH TANGGA HARMONIS

Rumah tangga harmonis berdampak:
1. Kebahagiaan pasangan suami istri, dapat meningkatkan ibadah kepada Allah.
2. Anak yang sholeh
3. Rizki yg mudah
4. Berperan aktif dalam masyarakat
5. Panjang umur (hsl penelitian)

Mengapa Komunikasi?
- Karena manusia adalah makhluk sosial
- Hasil penelitian, 70% waktu bangun kita digunakan untuk berkomunikasi.
- Komunikasi menentukan kualitas hidup kita
- Komunikasi, adalah proses penyampaian suatu ide/gagasan/pesan oleh seseorang kepada orang lain dengan tujuan untuk memberi tahu atau mengubah sikap, pendapat atau perilaku baik secara verbal maupun non verbal.
- Efek dari apa yang kita katakan, bukan “yang penting saya sudah mengatakannya”


Komunikasi Verbal dalam Al-Qur’an

a. Qaulan Baligha ( 4: 63)

“Mereka itu adalah orang-orang yang Allah mengetahui apa yang di dalam hati mereka. Karena itu berpalinglah kamu dari mereka, dan berilah mereka pelajaran, dan Katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka”.

b. Qaulan Layyina ( 20: 44)

“ Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, Mudah-mudahan ia ingat atau takut".

c. Qaulan Ma’rufa ( 2: 235; 4: 5& 8; 33: 32)

d. Qaulan Maisura ( 17: 28 )

”Dan jika kamu berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang kamu harapkan, Maka Katakanlah kepada mereka Ucapan yang pantas.”

e. Qaulan Karima ( 17: 23)

Hal yg sering kita lakukan …..
1. Menghakimi
2. Memotong pembicaraan
3. Meremehkan
4. Membandingkan
5. Bohong
6. Mengancam
7. Peramal

Efeknya?
* Merasa tidak dimengerti perasaannya
* Emosinya tidak tersalurkan.
* Kesal
* Tidak dipercaya âtdk PD
* Komunikasi tidak berlanjut.
* Tidak dihargai, sehingga mencari penghargaan diluar rumah

Kapan sulit memahami sebuah pesan?
• Lagi gak Mood
• Sibuk dikejar dateline
• Marah.
• Capek
• Sedang bertamu atau sedang ada tamu
• Punya masalah dikantor atau dengan pasangan

Kapan lebih mudah memahami pesan?
• Ketika sedang bahagia
• Hubungan dengan pasangan baik/mesra
• Semua berjalan sesuai harapan
• Sehat
• Bersyukur
• Tidak capek
• Keadaan normal

KOMUNIKASI HARMONIS
• Sadarilah bahwa tidak ada perkawinan bebas konflik
• Semakin besar perbedaan di antara suami istri, semakin besar peluang konflik
• Konflik adalah fundamen agar relasi suami-istri berkembang & mampu bertahan terhadap goncangan lain yang lebih besar

Bagaimana berkomunikasi dengan Pasangan?
1. Kirimkan pesan secara jelas dan akurat.
Pernyataan yang tepat dan tidak meragukan mendukung komunikasi yang baik. Sedangkan pernyataan yang tidak tepat dan meragukan akan menghalangi komunikasi.

2. Hindari pesan yang tidak kongruen , Harus sama antara kata2 yg diucapkan dengan bahasa tubuh. (ingat, Bahasa tubuh berbicara lbh keras dari pada kata2)

3. Berempati
Empati adalah mendengarkan dengan hati dan pikiran untuk benar-benar memahami apa yang sedang dipikirkan, dirasakan, dan dialami pasangan.
Empati termasuk menempatkan diri Anda sebagai pasangan dan membayangkan seperti apakah kehidupan dari sudut pandangnya.

4. Siapkan tanggapan dengan kalimat positif (jangan mudah menyalahkan atau mengkritik)

Komunikasi melibatkan pertukaran informasi. Tanggapan terhadap pesan yang disampaikan orang lain menunjukkan pesan tersebut diterima dan dipahami. "Ya, lanjutkan, aku mendengarkan."

5. Bermurah hati dengan pujian dan dukungan.
(tidak semua yang benar harus diungkapkan)

Ketika kita mengakui keberadaan pasangan, memuji prestasinya, dan meyakinkan pentingnya bagi pasangan, hal itu dapat membangun dasar yang kuat untuk komunikasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar